Ketika Menemukan jalan ke Ekowisata Taman Air tlatar

Pagi ini saya diajak ngantar outbond keponakan  yang masih sekolah TK 0 kecil ke Boyolali, mas dan mbak memutuskan untuk membawa mobil sendiri meskipun ikut membayar iuran untuk menyewa bus.
ceritanya ketika ngantar anak pertama yang dulu mengadakan kegiatan yang sama mas dan mbak ikut dengan rombongan menggunakan bus mereka pulang terlalu larut, maka sekarang mereka menggunakan mobil pribadi sekaligus bisa mengajak saya :).


dan pagi ini kita berangkat  menuju tempat outbond di boyolali, tepatnya objek ekowisata taman air tlatar .nah kebetulan juga mas dan mbak saya ini 2 tahun yang lalu pernah ke tempat ini jadi mas saya memutuskan untuk berankat sendiri ngak bareng rombongan bus yang mengankut para orang tua murid yang ikut mengantar anak2nya.
pas mobil udah sampai ungaran sudah terjebak macet karena pagi itu aktivitas cukup ramai oleh pekerja pabrik yang mulai masuk bekerja, ungaran sendiri merupakan kawasan industri di daerah semarang atas banyak sekali pabrik2 besar didaerah ini mulai dari garment minuman dan mesin diesel. andai saja tol ungaran sudah jadi mungkin keadaan nya ga bakal sampai begini.


setelah lolos dari titik kemacetan diungaran ternyata masih ada titik kemacetan lagi, tepatnya di derah bawen, sampai2 keponakan saya yang akan outbond mabuk duh kasian, karena duduk nya dibelakang bareng saya maka mau ngak mau saya yang memeganggi plastik untuk muntahanya hrrrgg sampai2 mau ikutan muntah juga nih saya. berhubung saya belum sarapan pagi maka saya hanya bisa mual saja.
karena keasyikan ngobrol mas saya yang nyetir ternyata ngak melihat petunjuk jalan kearah objek wisata tlatar hingga 13KM lagi kami tiba disolo, awalnya mbak yang pernah ikut ke tlatar curiga kalau simpang ke tlatar sudah klewat, mbak turun tanya sama pedagang buah dan ternyata pedagang buah menipu mbak saya dengan memberi petunjuk arah yang salah sampai kita klewat jauh dari kota boyolali.
dan mbak saya tanya lagi ke orang yang sangat baik dan orang tersebut bilang bahwa kita telah melewati separuh jalan untuk ke tlatar. mas saya pun menyumpahin pedagang buah yang menyesatkan itu.
mas saya pun putar balik menuju arah ke semarang. dan ternyata ada spanduk gede petunjuk ke arah tlatar.


 dan ternyata bus rombongan juga baru masuk simpang menuju objek wisata yang hari itu di jadikan tempat kejuaraan ETASIA WOODBALL tingkat pelajar.
ETASIA merupakan kependekan dari Ekowisata Taman Air Indonesia.



panitia Ayu

beruntung keponakan saya ga telat ikut acara outbond gara2 hampir nyasar ke solo.
acara TK keponakan saya ini ternyata ngak cuma outbond melainkan pengenalan kehidupan alam pedesaan, seperti mandiin kerbau, nanam padi disawah wah mengasikan banget deh pokoknya sampai2 kakaknya yang udah kelas 3 SD masih mau ikutan adiknya, padahal dulu juga udah pernah ikut.


 
pesan saya sih kalau bepergian selalu liat petunjuk arah jalan biar ga nyasar kayak mas saya!.

Suatu malam di kucingan Pak Gik

jum'at malam kawasan jalan pahlawan biasanya di jadikan tempat ngumpulnya para komunitas2 yang ada di kota semarang mulai dari komunitas motor, mobil, atau olah raga tertentu.
kebetulan saya diajak temen untuk ikut kumpul di komunitas motor, dengan membonceng teman akhirnya saya sampai di jalan pahlawan yang malam itu cukup ramai oleh para komunitas yang sedang kopdar.
andai saja saya ngak diajak teman saya mana mungkin saya bisa ikut berkumpul disini! dan apa mungkin juga jika teman saya ngak punya motor merk X bisa ikut kumpul?
bagi saya komunitas merupakan sekat dalam pergaulan di masyarakat sosial, misalnya kalian ga akan mungkin bisa bergaul dengan komunitas mobil jika tidak punya mobil!, meskipun secara induvidu mungkin saja berteman tapi untuk bisa bergabung ke komunitas nya ? ngak akan bisa.
kenapa saya bilang ngak akan bisa ya karena kita ga memiliki mobil untuk gabung di komunitas mereka!.
teman saya ini termasuk anggota baru di klub motor ini dan setelah melalui serangkian sambutan oleh pak ketum akhirnya acara selanjutnya seperti kebanyakan klub motor adalah rolling mengelilingi kota semarang.
dan tentu saja semua anggota di harapkan mengikuti acara ini meskipun hanya tak semuanya ikut tapi rollingnya cukup ramai oleh "blayeran" kenalpot yang bisa membangukan macan tidur #efekucapanpresidenPKS #gapenting
setelah selesai rolling kami pun kelaparan dan memutuskan untuk mencari makan dan pilihan saya dan teman adalah kucingan pak gik yang berada di kampung kali.

Ahmad Wahyudi

meskipun tempatnya yang gelap dan berada di pinggir kali (sungai ) namun warung kucing yang mulai buka pada dini hari ini sudah memiliki tempat dihati warga semarang dan selalu ramai, hal ini bukan apa2 karena ceritanya Warung Nasi Kucing Pak Gik sudah ada sejak lebih dari 50 tahun yang lalu. udah tua juga warung kucing ini!
dan inilah yang menjadikan tempat ini akan slalu dikenang oleh orang2 yang pernah tinggal di semarang.
pengunjungnya pun ngak main2 mulai dari yang mengendarai sepeda hingga mercy mewah semua demi satu tujuan nasi kucing Pak Gik luar biasa pokoknya. 
dengan situasi yang cukup ramai ini kadang di manfaatkan oleh para pembeli nakal dengan memanipulasi jumlah bungkusan atau gorengan yang sudah dimakan bahkan sampai tega tidak membayar, tapi jika makan di kucingan pak gik jangan ssekali2 tidak membayar karena jika ketahuan akan menanggung resiko dengan di lempar ke kali yang ada persis di depan warung kucing ini.

Andai Liga Indonesia Seperti Voli Proliga

Seri terakhir voli proliga di helat disemarang tepatnya di gor jati diri komplek gor jatidiri semarang dan saya pun tak menyianyiakan kesempatan ini untuk menyaksikan kompetisi tertinggi bola voli dan pemain-pemain voli top indonesia berlaga.
harga tiket yang relatif sama dengan harga tiket pertandingan PSIS belakang Gawang, namun animonya tidak semeriah pertandingan sepak bola yang sering saya saksikan di stadion antusias penonton yang datang cukup banyak . dan gor jati diri pun tidak penuh2 amat padahal yang main SBJ (Semarang Bank Jateng)lho.
 ramai sih ramai tapi kok ga semeriah warga jawa tengah khususnya semarang tempat pertandingan  kalau PSIS semarang main atau klub lokal meraka bertanding ya?

voli Proliga
liga voli di tanah air boleh di bilang sangat mapan beda dengan liga sepak bola di indonesia. klub bola voli di tanah air umumnya di miliki oleh perusahaan2 besar tanah air kalau ngak itu ya perusahaan2 daerah yang cukup maju didaerah nya cuma sayang olah raga voli diindonesia kalah populer  dengan sepak bola!
meskipun penontonya cukup banyak namun kalah banya dengan suporter bola di tanah air.
namun pertanyaanya adalah mengapa perusahaan2 besar tersebut memilih mengelola  liga bola voli ketimbang sepak bola? andai klub sepak bola tanah air dikelola oleh perusahaan multinasional tidak akan ada lagi berita2 tentang keterlambatan gaji pemain di indonesia!

Ahmad wahudiy
Sumber : Liga Indonesia.co.id
suporter sepak bola di level ke 2 jumlahnya saja bisa mencapai puluhan ribu bahkan bisa melebihi kapasitas stadion itu sendiri. padahal ini merupakan pasar yang sangat potensial bagi perusahaan besar jika mau mengelola sebuah klub. hal ini sulit terwujud lantaran kondisi sepak bola kita yang 2th kebelakang tidak kondusif, hal ini juga yang membuat perusahaan besar berpikir 2x . tercatat hanya klub semen padang yang murni dikelola oleh perusahaan BUMN.
padahal kalau boleh dibilang suporter indonesia lah yang cukup fanatik ketimbang suporter2 di kawasan asia tenggara.
setelah kondisi sepakbola ditanah air mulai kondusif dan liga sudah menjadi satu semoga saja ada banyak perusahaan besar yang ingin mengelola klub sepak bola  di tanah air.


Hari lahir = Hari buruh !

terlahir kedunia  bertepatan dengan hari dunia memang membuat ku tidak akan lupa tentang tanggal lahir ku kedunia sebagai anak manusia #yaiyalah masak anak gajah

ahmad wahyudi

awalnya saya sih ga tau kalo ternyata tanggal 1 mei itu hari buruh dunia atau May Day, menurut sejarahnya sih May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja, itu cerita singkatnya yang saya kutip dari wikipedia.
nah kalo sejarahnya saya lahir bagaimana ceritanya?
menurut sumber terpercaya (sebeh-semeh=bapak-ibu) pada tahun 1989 mbah kakung saya datang ke jambi ngunjungin anak tertuanya sebeh saya, waktu itu cuma sebeh cuma punya anak dua cowok dan cewek kedua kakak saya, udah idealah kalau menurut program KB, itu tuh yang sloganya 2 anak lebih baik programnya orde baru. kedangan mbah kakung saya ini ternyata menimbulkan masalah baru, masalahnya adalah mbah kakung saya minta sebeh saya punya anak 1 lagi agar setiap anaknya memiliki anak 3, mbah kakung saya ini termasuk orang jadul yang mempunyai prinsip banyak anak banyak Rejeki yang beranggapan kalau punya anak banyak maka rejekinya juga banyak, permintaan mbah kakung saya bukan tanpa alasan sebab mbah kakung punya 6 orang anak dan sebeh adalah yang paling tua.
namun kenapa orang sekarang jarang sekali yang mempunyai banyak anak ya? apa biaya sesar cukup mahal? sedangkan jaman dulu seorang ibu bisa melahirkan belasan anak tanpa operasi sesar.
mengetahui hal tersebut saya sadar ternyata saya anak yang tidak diharapkan oleh kedua orang tua saya melainkan harapan dari mbah kakung saya!
jarak antara kakak pertama dan kedua saya cuma 3th la dengan saya? selisih 10th dari kakak kedua saya merupakan indikasi bahwa sebeh-semeh saya tidak berkeinginan untuk punya anak lagi namun karena keinginan mbah kakunglah saya lahir didunia.
selain kedua orang tua saya 
thanks you mbah kakung semoga engkau bahagia disisinya


Download

ProgramerGagal. Powered by Blogger.