Kayu Aro "Bekas" Tanah Koloni

Hari lebaran tahun ini masih sama seperti tahun² sebelumnya, nothing to special tapi lebaran kali ini pertama kali semenjak kerja di sumatra 5th yang lalu anak bulek lebaran disumatra biasanya sih tiap tahun dia mudik ke jawa namun lebaran tahun ini dia memilih merayakan lebaran di sumatra.
namun yang beda dari sebelum² nya adalah kami liburan kekabupaten kerinci "ngumumi kancane kalau kata orang jawa,   salah satu kabupaten yang bebatasan dengan sumbar ini tiap libur lebaran selalu diserbu oleh wisatawan dari berbagai daerah ,bisa dibayangkan bagaimana padatnya kabupaten yang memiliki banyak destinasi wisata itu mulai danau kerinci,  wisata air panas,  gunung,  bukit , perkebunan semua ada dikabupaten yang dikelilingi gunung ini.
Kerinci sudah semenjak masa kolonial dijadikan sebagai daerah pengahasil rempah² dan perkebunan,  mungkin karena suhu udara kerinci mirip dengan suhu di eropa kali ya.. daerah kayu aro tepatnya ±60km dari kota sungai penuh .
Untuk sampai dikayu aro harus melintasi lembah dan bukit yang cukup terjal beruntung insfrastruktur jalannya bagus.
Dikayu ayo yang berhawa cukup dingin ini terbentang hamparan kebun teh tertua dan terbesar disumatra.. Kebun peninggalan kolonial belanda ini di nasionalisasi oleh PTPN6 disini juga terdapat pabrik teh hitam yang pasarnya keluar negri..
Pemerintah kolonial belanda dahulu memperkerjakan pekerja dari jawa yang diangkut ke kayu aro untuk memetik teh,  jadi dikayu aro ini banyak sekali masyarakat jawanya jangan heran kalau ada warung padang namun pemiliknya orang jawa...
Musim libur lebaran seperti sekarang ini semua penginapan full booking oleh wisatawan
Suhu dikayu aro antara 10°-15° mirip² di daerah kopeng salatiga sana,  karena kayu aro juga di bawah kaki gunung kerinci.
Bangunan² berastitektur eropa masih berdiri kokoh didaerah ini konon dulu nya sebagai rumah dinas mandor kebun.
Saya semalam menginap dikayu aro ohya kalau mau muncak kegunung kerinci juga lewatnya dari kayu aro ini yang didepanya ada tugu macan.

Bertani sampai mati

Bertani sejatinya merupakan pekerjaan mulia,  dinegri agraris ini petani menjadi warga kelas ke 3, dipandang sebagai profesi orang miskin.  Namun taukah anda jika petani merupakan sosok yang mampu bertahan di tengah kondisi apapun,  ketika semua subsidi dicabut,  ketika harga² naik , tak terdengar petani turun kejalan,  mereka telah teruji dengan berbagai kondisi,  itulah hebatnya petani,  selain mampu menjual hasil bertani petani juga mampu menjual profesinya,  lihat saja jelang² pilkada maupun pilpres,  petani selalu menjadi komonditi kampanye,  setelah itu?  Wallahualam.
Jika petani merupakan komonditi politik 5tahunan tidak dengan bertani itu sendiri,  bertani merupakan profesi yang tidak ada pensiunya,  mereka bekerja untuk dirinya dan keluarganya,  bukan untuk atasan maupun bosnya.
Saya pernah menjumpai seorang petani yang diusia senjanya masih berangkat kesawah mencangkul mengolah tanah,  kenapa tidak istirahat dirumah saja mbah?  Kalau saya istirahat berarti saya sudah mati.
Salam,  ditulis di galengan sambil melihat para ibu² tandur pari.

Pit dhuwur(sepeda tinggi)






Berawal dari hobi bersepeda, saya mencoba membuat sepeda dengan ukuran yang lebih tinggi dari umumnya sebuah sepeda,  dengan memanfaatkan kerangka sepeda lawas yang saya cari ditempat pengepul barang² bekas alias tukang rosok. 
Sedangkan untuk menyambung kedua rangka sepeda tersebut saya menggunakan jasa tukang las karbit yang ada didesa kami.
Saya pertama kali melihat sepeda tinggi adalah ketika ada event onthel dislawi.
Kemudian ketika dijambi ada temen juga yang memiliki sepeda yang lazim digunakan di arena sirkus ini. 
Orang² desa kami pertama melihat sepeda tinggi cukup keheranan hingga saat pertama menggunakan dijalan desa diikuti oleh orang² dan di wawancarai cara menaiki sepeda yang tingginya mencapai 2meter ini. 

Anak muda jadi petani? Kenapa tidak.

Says pernah membaca sebuah journal dari kampus luar negeri bahwa dimasa Yang Alan datang Ada setidaknya Ada 3 sector bidang usaha Yang sang at potential until dikembangkan.
Yang pertama
1. Energi terbarukan
2.Industri kreatif
3.Sector pertanian
Dari ketiga bidang tersebut, kita masih seeing mendengar pemerintah mengadakan impor pangan,  ini tentu sang at bertolak dengan klaim sebagai negara agraris.
Dari segi SDM petani kita kebanyakan delay berusia diatas 50th(pernah di publish Koran) ini artinya 10-20th lagi negara kita tidal memiliki petani.
Anggapan bahwa petani itu miskin,kotor,  take punya masa depan tak selamanya benar!  banyak petani kaya Yang dapat menjadikan putra/putrinya menjadi sarjana.
Terus kemana anak mudanya? 
Bagaimana membuat sector pertanian diminati oleh anak muda?


Download

ProgramerGagal. Powered by Blogger.